Suluk Lintang Lanang

Pikiran itu sampah. Ini penampungannya.

Selamat datang

Jika anda mencari sesuatu di sini, percayalah, anda takkan menemukan apa-apa.

Tentang Penulis

Setyo A. Saputro. Lahir dan besar di Karanganyar. Saat ini menjadi pekerja media di sebuah portal berita nasional.

Lalu Tentang Mata Angin


‘Aku berangkat dulu’, katamu
‘Kesana aku menuju’, kau maju
Ah, betapa kaki-kaki kita begitu lemah ternyata
Bahkan sekadar mencari cerita yang seharusnya-pun tak punya daya
‘Bukankah seharusnya kesana? Sepintas tadi kulihat jalan keluarnya?’
Lalu kau todongkan matamu, ‘Kenapa ikuti aku?’
Bukan apa-apa
Tapi membiarkanmu dalam ketersesatan adalah dosa besar bagiku
‘Lebih mudah menelan batu’



***

Casablanca, 18 Desember 2010

0 komentar:

Posting Komentar