Suluk Lintang Lanang

Pikiran itu sampah. Ini penampungannya.

Selamat datang

Jika anda mencari sesuatu di sini, percayalah, anda takkan menemukan apa-apa.

Tentang Penulis

Setyo A. Saputro. Lahir dan besar di Karanganyar. Saat ini menjadi pekerja media di sebuah portal berita nasional.

lelaki alastlogo kepada istrinya

Setiap kali hamparan senja tiba di kota, Temukan gemawan jingga yang berarak di antara rerintik yang mulai kerontang itu, Dan pasti akan kau temukan aku sedang bertelanjang dada di sana, Dengan mulut komat kamit merapal sebaris mantra tua yang di ajarkan nenekku sesaat sebelum ajal menjemputnya untuk berjumpa serangga-serangga yang dulu pernah dibunuhnya dengan sebilah belati, Yang kini selalu kuselipkan di sebalik celana untuk sekedar berjaga-jaga jika kunang-kunang pencabut nyawa menyergapku dari arah belakang, Karena aku tak pernah benar-benar mengenalnya, apakah dia jantan atau terlalu betina untuk menyabung nyawa…

Jadi sekali lagi, Jika hamparan senja mulai tiba di pelataran kota, Cepat-cepatlah kau lepas seluruh pakaian yang kau kenakan, Lalu berlarilah sekencang mungkin ke alun-alun di sebelah kiri stasiun, Lalu menarilah sambil menyanyikan lagu yang kuukir di punggungmu kemarin lalu, Sesaat sebelum peluru tentara menembus dada kiriku…

0 komentar:

Posting Komentar