Suluk Lintang Lanang

Pikiran itu sampah. Ini penampungannya.

Selamat datang

Jika anda mencari sesuatu di sini, percayalah, anda takkan menemukan apa-apa.

Tentang Penulis

Setyo A. Saputro. Lahir dan besar di Karanganyar. Saat ini menjadi pekerja media di sebuah portal berita nasional.

Sepenggal Fragmen Sepersekian Babak

Sudut dermaga tua. Suatu senja. Sepasang lelaki perempuan muda tampak menikmati jingga, nila, dan ungu muda di langit barat sana. Serombongan bangau melintas pulang ke sarangnya (Tak bawa apa-apa!!).

Huuh....’, sang lelaki menghela nafasnya.
Kenapa?’, perempuan bertanya.
Tamparan ini terlalu keras.’, lelaki itu menjawab.

Diam. Laut keemasan berkecipak menyembunyikan rahasia.

Aku hanya ingin jujur’, sang perempuan angkat bicara.
Aku tahu’, lelaki menjawab, ’Aku juga’, lanjutnya.

Lampu panggung meredup. Hitam. Tiada tepuk tangan. Terlebih musik bertalu. Penonton bubar. Tak begitu merasa rugi karena mereka menonton tanpa harus bayar. ’Hambar’, bisik-bisik menelisik.

0 komentar:

Posting Komentar